Bayern Munich berhasil menjadi juara dari Bundesliga Jerman musim 2024/2025. Klub tersebut telah mengamankan posisi puncak klasemen dengan dua minggu tersisa dalam ajang kompetitif. Ini merupakaan kali ketigapuluhempat kalinya klub mendapatkan trofi liga lokal sepanjang sejarahnya. Akan tetapi, untuk beberapa anggota tim Die Roten, ini merupakan prestasi perdana mereka di level Bundesliga.
Salah satu pemain Bayern Munich yang baru kali ini memenangi Bundesliga adalah Hiroki Ito. Ito adalah bek asal Jepang yang didatangkan Bayern pada musim panas 2024. Ia memang sempat lama absen musim ini karena cedera panjang. Namun, Ito masih sempat tampil di Bundesliga hingga berhak atas medali juara.
Ito pun menambah panjang daftar pemain Jepang yang pernah mengangkat trofi Bundesliga. Ia menjadi nama kelima yang sukses melakukannya. Inilah kelima pemain tersebut.
1. Yasuhiko Okudera meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal pada tahun 1977/1978 bersama tim FC Koln.
Yasuhiko Okudera menjadi pemain asal Jepang pertama yang bersaing di liga Bundesliga Jerman. Pada tahun 1977/1978, dia mulai karirnya di negara tersebut dengan tim FC Köln sebagai seorang gelandang. Menakjubkan sekali, dalam musim perdananya sendiri, ia berhasil mendapatkan dua penghargaan bergengsi. Di bawah kepemimpinannya, Köln sukses menjuarai kedua kompetisi yaitu Bundesliga dan DFB-Pokal.
Peran Okudera dalam keberhasilan Köln juga sangat penting. Dia bermain sebanyak 20 kali di Bundesliga dan berhasil mencetak 4 gol. Ketiga empat gol tersebut cukup signifikan karena dicetak pada tahap akhir kompetisi. Karena adanya kontribusi dari Okudera, Köln mampu meraih kemenangan dalam tiga pertandingan berturut-turut. Akibat hal ini, mereka menyelesaikan musim dengan posisi tertinggi dalam klassemen sementara, mengungguli Borussia Monchengladbach yang menduduki urutan dua hanya melalui perbedaan jumlah gol saja.
Di luar FC Köln, Okudera juga pernah memperkuat Werder Bremen selama lima tahun. Berkat itu, dia berhasil mengantarkan Bremen meraih posisi ketiga sebanyak tiga kali. runner-up Bundesliga. Akhirnya Okudera menyelesaikan total 9 musim di Jerman. Di Bundesliga, dia memiliki statistik sebesar 234 pertandingan dan 26 gol.
2. Makoto Hasebe memimpin VfL Wolfsburg meraih gelar Bundesliga untuk pertama kalinya pada musim 2008/2009.
Pada musim 2008/2009, liga sepak bola Bundesliga Jerman berhasil diraih oleh tim VfL Wolfsburg untuk pertama kalinya dalam sejarahnya. Pada skuad tersebut terdapat dua atlet asal Jepang, dengan salah satu di antaranya adalah Makoto Hasebe. Hasebe bermain sebagai bek tengah yang menjadi pilar utama bagi Wolfsburg. Selama kompetisi Bundesliga tahun 2008/2009 ini, dia mengikuti 25 pertandingan resmi dan mencetak tiga assist. assist .
Hasebe melanjutkan karirnya di Jerman sampai tahun 2024. Selain bertugas untuk VfL Wolfsburg, dia juga pernah membela FC Nürnberg serta Eintrcht Frankfurt. Meskipun gelar Bundesliga yang diraih Hasebe baru sekali saja, namun pencapaiannya tidak sebatas itu. Dia menjadi pemain asal Asia dengan jumlah pertandingan terbanyak di liga Jerman setelah mengikuti total 384 pertandingan.
3. Yoshito Okubo juga meraih gelar Bundesliga bersama Wolfsburg walaupun dia hanya bergabung di separuh musim kedua.
Pemain Jerman lain yang membela VfL Wolfsburg pada 2008/2009 adalah Yoshito Okubo. Okubo yang berposisi striker baru bergabung ke Wolfsburg pada Januari 2009. Ia hanya tampil sembilan kali di Bundesliga hingga akhir musim, sebagian besar sebagai pengganti. Namun, Okubo sempat menyumbang satu assist pada laga debutnya.
Akhirnya Okubo tidak bisa menetap lama di Wolfsburg. Setelah membawa pulang trofi Bundesliga, dia meninggalkan klub pada musim panas tahun 2009. Walaupun begitu, Okubo tetaplah sebagai satu-satunya penyerang asal Jepang yang berhasil meraih gelar Bundesliga tersebut.
4. Shinji Kagawa memenangkan Bundesliga secara berturut-turut sebanyak dua kali di klub Borussia Dortmund.
Untuk sementara waktu, pemain asal Jepang yang telah memenangkan gelar Bundesliga lebih dari satu kali hanyalah Shinji Kagawa. Dia meraih prestasi ini secara berturut-turut dengan Borussia Dortmund di musim 2010/2011 dan 2011/2012. Kontribusi Kagawa sangatlah vital terhadap keberhasilan tim tersebut dalam kedua momen gemilang itu.
Di tahun 2010/2011, Kagawa baru bermain sebanyak 18 pertandingan di Bundesliga akibat cidera yang cukup lama. Meski begitu, dia berhasil mencetak delapan gol sebelum harus istirahat. Ketika sudah sembuh, kinerja Kagawa malah meningkat pesat pada musim 2011/2012. Dia mengikuti total 31 pertandingan dengan torehan 13 gol dan 12 assist. assist .
Di luar periode 2010–2012, Kagawa juga pernah memakai seragam Dortmund dari tahun 2014 sampai 2019. Dengan demikian, secara keseluruhan dia bermain sebanyak 148 kali di Bundesliga serta berhasil menyumbangkan 41 gol untuk tim tersebut. Prestasi ini membuat Kagawa menjadi pencetak gol terbanyak asal Jepang dalam sejarah Bundesliga Jerman hingga saat ini.
5. Peran Hiroki Ito juga turut mendorong Bayern Munich menjadi juara Bundesliga 2024/2025 walaupun ia jarang bermain.
Hiroki Ito menjadi pemain Jepang kelima yang sukses di Bundesliga Jerman. Dia dipinjamkan ke VfB Stuttgart dan harus sabar menanti kesempatan bergabung dengan Bayern Munich. Setelah pulih dari cedera jangka panjang, dia akhirnya dapat tampil lagi pada Februari 2025. Namun sayang, ia hanya mampu bertanding selama satu setengah bulan sebelum terkena cedera sekali lagi.
Walaupun begitu, Ito masih berhasil bermain di sebelas pertandingan Bundesliga untuk musim 2024/2025. Dia malah mencetak satu gol pada partainya yang kedua tersebut. Dengan demikian, kontribusi Ito tetap ada dalam kesuksesan Bayern Munich. Apabila dapat menghindari cedera, Ito memiliki kans besar untuk menjadi pemain utama bagi Die Roten di musim mendatang.
Liga Bundesliga Jerman dikenal sebagai salah satu liga di Benua Eropa yang bersahabat dengan para pemain asal Jepang. Sudah banyak atlet dari negeri matahari terbit ini yang memperkuat tim-tim di sana, dan kelima peserta tersebut bahkan telah meraih gelar juara. Pertanyaannya adalah: apakah angka sukses mereka akan meningkat pada musim mendatang?
0 Comments