romero.my.id– Cole Palmer menanggapi serangan para pengkritiknya di media sosial dengan istilah tersebut. idiot Setelah mengakhiri puasa gol dalam kemenangan telak Chelsea atas Liverpool dengan skor akhir 3-1 pada Minggu (4/5).
Chelsea kini telah memperoleh posisi kelima di Liga Inggris usai menaklukkan pemenang bertahan di markas Stamford Bridge tersebut. The Blues unggul 2-0 lebih dulu lewat gol Enzo Fernandez di menit ketiga babak pertama serta gol bunuh diri Jarell Quansah di menit ke-56.
Setelah itu, Virgil van Dijk berhasil mengurangi kedudukan untuk Liverpool di menit ke-85, namun Palmer justru menjadi pahlawannya dengan menceploskan tendangan penalti di perpanjangan waktu dan membukukan golnya yang pertam setelah 13 laga tanpa menyumbang kontribusi bagi tim tersebut.
Itu menjadi sinyal baik setelah menghadapi beragam kritik dalam beberapa minggu terakhir karena penurunan performa yang dialami untuk kali pertama sejak ditransfer Chelsea senilai £42,5 juta dari Manchester City pada bulan September 2023.
Palmer saat ini sudah mengumpulkan 36 gol dan 17 assist. assist dari 54 pertandingan yang dimainkan dalam seluruh kompetisi bersama The Blues. Dia hanya mencatatkan dua assist Dan gagal mencetak gol dalam 12 pertandingan terakhirnya sebelum bertemu dengan Liverpool di laga kali ini.
Dalam wawancara Palmer bersama Sky Sports Setelah meraih kemenangan penting dalam usaha Chelsea untuk memperebutkan tempat di Liga Champions, pemain sepak bola asal Inggris yang berumur 22 tahun tersebut mengungkapkan perasaannya dengan lugas.
"Tim kita bermain dengan sangat bagus secara keseluruhan. Liverpool pantas menjadi juara karena alasan tertentu, namun kami juga tunjukkan keinginan kuat untuk memenangkan pertandingan ini. Saat ini saya masih merasa cukup tenang," katanya.
"Beberapa hal buruk telah terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Mohon maaf jika kata-kata saya kurang menyenangkan. Tentu saja itu sudah terjadi, saya gagal mencetak gol selama tiga bulan, namun hal tersebut justru memberikan dorongan lebih bagi saya untuk melakukan yang terbaik baik untuk diri sendiri maupun tim," tambahnya.
"Saat ini media sosial dipadati oleh orang-orang yang kurang bijak. Aku tak ambil pusing. Hari ini aku berhasil mencetak gol dan merasa bahagia, namun itu hanyalah awal dan perlu terus berproses serta bertujuan untuk menyentuh tahapan lebih tinggi lagi," ujarnya.
“Mendapatkan peluang dan tidak mencetak gol, rasanya seperti Anda mengecewakan tim. Saya merasa saya kuat secara mental. Saya merasa bangga bisa membantu tim dan jika saya tidak melakukannya, saya tidak senang," kata dia.
Kesempatan Palmer dan Chelsea meraih trofi musim ini masih ada di ajang Liga Konferensi. Pada Jumat (9/5), The Blues akan menjamu Djurgarden pada semifinal leg kedua. Pasukan Enzo Maresca sudah unggul 4-1 di pertemuan pertama.
Sekarang mereka telah mencapai puncak dan berada dalam posisi untuk memasuki fase akhir. Chelsea sedang menantikan sang juara antara Fiorentina atau Real Betis, yang nanti akan menghadang jalan mereka menuju gelar Eropa pada musim ini.
Di sisi Liga Inggris, The Blues Masih terus mengupayakan sebuah slot untuk Liga Champions, sampai pekan ke-35 ini Chelsea menempati urutan kelima dengan unggulan tiga poin atas Nottingham Forest yang belum melakukan pertandingan.
Bahkan, The Tricky Trees Nantinya mereka akan menghadapi lawan terakhir di liga untuk Chelsea, setelah sebelumnya tim berkandang di Stamford Bridge harus menaklukkan dua pertandingan sulit melawan Newcastle dan Manchester United.
0 Comments