Dedi Mulyadi Sarankan Vasektomi untuk Syarat Bansos, Cak Imin Ingatkan Jangan Bikin Aturan Sendiri

iklan 336x280 atas
336x280 tengah
300x600

romero.my.id – Kebijakan yang diusulkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tentang vasektomi bagi para penerima bantuan sosial memperoleh tanggapan dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Budaya (Menko PM) yaitu Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Dia menegaskan kepada Gubernur Jawa Barat agar tidak membuat peraturan sembarangan.

Cak Imin menyatakan hal tersebut sebagai tanggapan atas ide Dedi Mulyadi yang ingin menerapkan kebijakan vasektomi atau steril pada pria dewasa sebagai persyaratan untuk mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos).

Awalnya, Cak Imin menyatakan bahwa penerima bantuan sosial tidak perlu memenuhi syarat tertentu itu.

"Tidak ada. Tidak ada persyaratan tersebut," ujar Cak Imin di komplek parlemen Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu, 3 Mei 2025.

Pemimpin tertinggi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKF) ini juga menegaskan bahwa para pejabat daerah tidak seharusnya membentuk peraturan sendiri atau yang bertentangan dengan kebijakan pusat.

"Jangan membuat peraturan sendiri," katanya dengan tegas.

Menurut berita, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan ide vasektomi atau sterilisasi untuk pria dewasa sehubungan dengan banyaknya keluarga yang kurang mampu atau termasuk dalam kategori miskin dan memiliki jumlah anak yang besar.

Kader Partai Gerindra ini tidak ingin, bantuan dari pemerintah atau Pemda hanya diberikan kepada keluarga yang sama dan waktu yang lama.

Bantuan dari pemerintah selanjutnya akan disatukan dengan program Keluarga Berencana.

Jangan sampai kesehatannya terjamin, kelahirannya pun terjamin, tetapi negara malah menjamin bahwa setiap keluarga harus sama," ujarnya sebagaimana dilaporkan oleh Kompas TV.

336x280

Post a Comment

0 Comments