romero.my.id Tim Jakarta Bhayangkara Presisi tampil luar biasa di babak ketiga Final Four Proliga 2025.
Keberhasilan mengalahkan Jakarta LavAni Livin' Transmedia pada Minggu (4/5/2025) menandai akhir yang memuaskan sebelum babak final besar yang akan diselenggarakan di Yogyakarta minggu depan.
Keberhasilan itu secara bersamaan mengakhiri rangkaian kemenangan LavAni yang sebelumnya terlihat mendominasi.
Tim yang diasuh oleh Reidel Toiran bermain dengan penuh kepercayaan diri walaupun sering kali mengirimkan skuad cadangan sepanjang pertandingan.
Rencana ini merupakan elemen penting dalam antisipasi yang terencana dengan baik untuk menyongsong pertandingan final Proliga 2025.
"Kami berupaya menurunkan seluruh pemain sebagai bagian dari antisipasi menjelang Grand Final," ungkap Reidel pada sesi konferensi pers pasca laga di GOR Sritex Arena, Solo.
Keberhasilan melawan LavAni menambah keyakinan Bhayangkara.
Lebih penting lagi, pelatih Reidel Toiran sekarang dapat mulai menyusun strategi ideal dan mengembangkan kerjasama tim, terlebih dengan kedua pemain asingnya yang baru berpartisipasi ketika fase Final Four dimuali.
"Sudah cukup baik, kinerja para pemain kami mulai menunjukkan kestabilannya ketika berhadapan dengan tim seperti Samator dan BSB. Hari ini melawan LavAni juga tidak buruk. Namun, kita tetap memerlukan lebih banyak persiapan," ungkap Reidel.
"Sudah tentu (permainan ini) juga dipersiapkan untuk itu. Namun, peluang bagi tim tersebut masih setengah dan setengah," jelasnya.
"(memantaunya pemain) yang paling konsisten adalah yang kami turunkan (di final)," katanya demikian.
Pada permainan yang berkesudahan dengan angka 1-3 (18-25, 25-12, 23-25, 19-25), pemain bernama Arjuna Mahendra menjadi pusat perhatian.
Pevoli bernama Juna tersebut menjalankan tanggung jawabnya dengan baik sebagai OP.
Sebanyak 4 poin dicatatkan oleh Juna dan menjadi yang tertinggi di antara pemain lainnya saat bertemu dengan Jakarta LavAni. (*)
Artikel ini sudah dipublikasikan di Tribunnews.com dengan berjudul Modal Apik Jakarta Bhayangkara gagal menghentikan tren kemenangan LavAni menuju final Proliga 2025.
0 Comments