Jakarta, IDN Times - Bayern Munich secara resmi mengamankan gelar juara Bundesliga musim 2024/25. Keputusan ini ditentukan ketika Bayer Leverkusen tidak mampu mendapatkan poin kemenangan dalam pertandingan tandangnya di Stadion SC Freiburg, pada giornata ke-32, Minggu (4/5/2025) malam waktu Indonesia Bagian Barat.
Hasil seri 2-2 itu mengambil kesempatan Bayer Leverkusen untuk melewati Bayern Munich. Dengan total 76 angka, The Reds sekarang tidak dapat dilampaui lagi, walaupun ada dua pertandingan tersisa dalam kompetisi ini.
1. Maka trofi Bundesliga yang ke-34 untuk Bayern
Gelar ini pasti menjadi pembalasan manis untuk Bayern, mengingat di musim sebelumnya mereka terpaksa menyatakan kekalahan atas trofi tersebut ke tangan Leverkusen.
Musim lalu, mereka mengakhiri kekuatan Bayern yang telah memenangkan gelar 11 kali berturut-turut. Seharusnya Die Roten bisa sudah mendapatkan trofi tanpa harus menantikan hasil pertandingan Leverkusen, jika tidak terhenti oleh RB Leipzig pada tanggal 3 Mei 2025.
2. Bayern dan Leverkusen sama-sama baru dua kali kalah
Bayern juara dengan catatan 23 kemenangan, tujuh imbang dan menelan dua kekalahan. Sejatinya, Leverkusen cukup kompetitif yang berhasil mengganggu Die Roten dalam perburuan gelar.
Sama seperti Bayern, Leverkusen juga baru menelan dua kekalahan. Bedanya, mereka meraih hasil imbang lebih banyak (11), hingga akhirnya sulit menempel sang raksasa.
3. Produktivitas Bayern tinggi
Pada musim ini, produktivitas Bayern kembali tinggi. Mereka berhasil menceploskan 93 gol dan hanya 32 kali kebobolan.
Catatan itu hanya berselisih satu dari musim sebelumnya. Tim Harry Kane berpeluang mengalahkannya, karena masih menyimpan dua pertandingan lagi.
0 Comments