Menegangkan! Ini adalah gambar situasi yang penuh tensi dari pertarungan antara warga di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Pelemparan petasan dan botol Molotov memicu ketakutan among penduduk setempat.
Suasana pada hari Minggu malam tanggal 4 Mei 2025 di area Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan mendadak menjadi tegang saat dua grup penduduk terjerumus dalam pertempuran sengit. Peristiwa tersebut pecah kurang lebih pada jam 8 malam waktu setempat, tepatnya di bawah underpass di dekat gerbang saluran sungai Kali Manggarai dan jembatan Tambak, tempat yang biasanya ramai dikunjungi pada akhir minggu.
Konflik yang terjadi antara sejumlah besar pemuda ini menyebabkan ketakutan yang sangat hebat.
Suara dentuman petasan bergema secara berbalik-balikan, menghancurkan kedamaian di malam hari.
Bahkan, dari sebuah video yang tersebar luas di akun Instagram @wargajakarta.id, tampak aksi saling serang dengan lemparan benda yang diduga molotov.
Flame yang berkobar di jalanan mengindikasikan bahwa intensitas konflik sudah melebihi tingkat pelemparannya batu saja.
"Konflik antar-kelompok di Manggarai menyebabkan kemacetan parah. Tempat kejadian pertama adalah terowongan Manggarai, dan tempat kedua yakni jembatan Tambak," demikian tertulis pada postingan akun tersebut.
Kehebohan tersebut menyebabkan kemacetan parah pada jalanan di area sekitarnya, sedangkan penduduk setempat lebih memilih menghindari lokasi untuk menjaga keamanannya.
Kepolisian di sektor Tebet dengan sigap langsung bertindak.
Ketua Satuan Reserse Kriminal Polres Sektor Tebet, AKP Suwarno, mengakui terjadinya keributan itu. Akan tetapi, ketika petugas sampai ke tempat kejadian, para pendekar telah menyebar dan pergi.
“Jadi, infonya jam 8 malam. Pas sampai sana anggota, sudah nggak ada warga yang tawuran, udah bubar itu,” ujar Suwarno saat dikonfirmasi.
Meski tidak ada pelaku yang berhasil diamankan malam itu, polisi tetap berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk mencegah potensi bentrokan lanjutan.
Suwarno memastikan situasi sudah kondusif dan lalu lintas kembali normal.
"Tidak ada penangkapan, namun personel tetap berada di lokasi sejak tadi," jelasnya.
Konflik seperti ini bukanlah sesuatu yang asing di Manggarai. Kejadian kali ini menekankan lagi akan kebutuhan meningkatkan keamanan di area-area berisiko tinggi, apalagi ketika hari weekend datang.
Pembakaran petasan serta botol Molotov bukan saja mengganasikan keadaan, namun juga menciptakan ancaman bagi kesejahteraan publik secara umum.
Kepolisian telah menasbihkan kepada publik agar tetap rileks, tidak gampang diprovokasi, serta langsung memberitahu otoritas yang berhak apabila mendeteksi adanya indikasi keributan dalam komunitas mereka.
( Tribunnews.com/ Abdi Ryanda )
0 Comments