Mobil Paus Fransiskus Akan Jadi Rumah Sakit Bergerak untuk Anak-Anak Gaza

iklan 336x280 atas
336x280 tengah
300x600

romero.my.id , Jakarta - Salah satu kendaraan gereja tersebut Paus Fransiskus sedang dikonversi menjadi fasilitas perawatan kesehatan berkeliling bagi anak-anak di Jalur Gaza , mengakomodasi salah satu hasrat akhirnya. Ini disampaikan oleh media resmi Vatikan sebagaimana dilansir Channel NewsAsia pada Ahad.

Unit transportasi itu, yang dipergunakan oleh mantan Paus saat berkunjung tahun 2014 ke Tanah Suci, tengah diperbaharui dengan penambahan alat diagnosis serta perlengkapan medis darurat guna menolong para bocah penderita di zona Palestina terpencil, dimana fasilitas kesehatan sudah rusak parah karena serangan Israel.

Paus Fransiskus, yang telah wafat pekan lalu, menyerahkan proyek itu ke Organisasi Bantuan Katolik Caritas Yerusalem beberapa bulan sebelum beliau menghembuskana nafas terakhirnya, demikian keterangan mereka. Vatican News .

"Intervensi langsung ini telah menolong banyak nyawa ketika sistem perawatan kesehatan di Gaza hampir benar-benar hancur," ungkap Peter Brune, Sekretaris Jenderal Caritas Swedia, penyokong dari program itu, kepada Vatican News .

Satuan yang bergerak itu akan disertai dengan alat pemeriksaan infeksi cepat, vaksin, perangkat diagnosis, dan persediaan untuk menjahit luka, semuanya akan ditangani oleh staf kesehatan profesional.

Caritas berencana mendistribusi klinik tersebut kepada komunitas yang belum punya jalan menuju layanan kesehatan yang efektif usai adanya pembukaan akses bantuan di wilayah Gaza.

Ini lebih dari sebuah kendaraan saja," kata Brune. "Ini merupakan suatu pesan bahwa dunia tak akan meninggalkan para anak di Gaza.

Gaza memiliki komunitas Katolik yang kecil dan Vatikan mengatakan Fransiskus biasa menelepon Gereja Keluarga Kudus di Gaza hampir setiap hari selama sebagian besar genosida, yang dimulai pada Oktober 2023 ketika pejuang Palestina Hamas menyerang Israel selatan.

Setidaknya 52.535 warga Palestina telah tewas dalam perang genosida Israel sejak Oktober 2023, kata Kementerian Kesehatan pada Ahad seperti dilansir Anadolu .

Pernyataan dari kementerian menyebutkan bahwa 40 individu meninggal dunia akibat serbuan militer Israel ke wilayah tersebut selama 24 jam terakhir, dan 125 jiwa cedera, menjadikan total yang cidera sebesar 118.491 karena operasi militer Israel.

Setidaknya 57 warga Palestina mati kelaparan di Gaza saat blokade Israel terhadap makanan, air, dan bantuan penting lainnya ke wilayah kantong yang terkepung itu memasuki bulan ketiga di tengah pengeboman yang tiada henti.

Paus Fransiskus memiliki sejumlah mobil paus, dengan mobil yang digunakan dalam kunjungan 2014 ke Israel dan Wilayah Palestina tetap berada di wilayah tersebut setelah ia kembali ke Vatikan.

Konklaf untuk memilih paus baru dimulai pada 7 Mei.

336x280

Post a Comment

0 Comments