[POPULER PROPERTI] Emirates Stadium, Mahakarya Arsitektur Modern, Sarat Teknologi Canggih

iklan 336x280 atas
336x280 tengah
300x600

JAKARTA, romero.my.id - Stadion Emirates, sebelumnya dikenal dengan nama Arsenal Stadium, menjadi tempat terjadinya kekalahannya tim Bournemouth dengan skor 1-2 pada sabtu malam (3/5/2025). Ini merupakan markas dari klub sepak bola Arsenal di Holloway, London, Inggris.

Diresmikan pada Juli 2006, arena ini telah menempati posisi yang tadinya dihuni oleh Highbury, kandang lama Arsenal, serta dibuat untuk meningkatkan standar klub agar dapat bersaing dengan tim papan atas Eropa lewat pertambahan jumlah tempat duduk dan penghasilan mereka.

Dengan daya tampung sebanyak 60.704 penonton, hal ini menjadikannya salah satu dari stadion sepak bola paling besar di Inggris.

Artikel ini paling banyak dibaca di kategori Properti romero.my.id , Senin (5/5/2025).

Seperti apa arsitekturnya?

Selengkapnya baca di sini Arsenal Stadium, Mahakarya Arsitektur Modern, Sarat Teknologi Canggih

PT Xinfung Industry Indonesia, yang merupakan cabanga dari Jiangsu Xinfang Technology Group asal Tiongkok, menarik perhatian sebagai investor luar negeri dalam proyek Subang Smartpolitan, Jawa Barat.

Mereka menanam modal senilai 30 juta dolar AS atau kira-kira setara dengan Rp 450 miliar guna mendirikan sebuah pabrik tekstil yang berpusat pada produksi benang rajut eksklusif (fancy yarn) serta proses pewarnaan serat.

Pelestarian konstruksi yang dilakukan pada tanggal 30 April 2025 menjadi titik penting bagi Xinfung untuk menguatkan jaringan suplai kainnya di wilayah ASEAN.

Riwayat Jiangsu dapat ditemui di tempat ini. Siapakah Jiangsu, Perusahaan Besar dari China yang Mendirikan Pabrik Benang di Subang?

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sudah meluncurkan sertifikat tanah digital sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ATR/BPN No. 1 Tahun 2021.

Permen tersebut adalah elemen dalam transformasi digital yang bertujuan memperkuat keamanan hak milik tanah serta menekan praktik-praktik perampasan lahan oleh sindikat.

Menggunakan teknologi digital serta sistem penyimpanan bertingkat, sertifikat ini memberikan perlindungan hukum yang lebih baik.

Sampai tahun 2025, Kementerian ATR/BPN bertujuan untuk menerbitkan sebanyak 120 juta sertifikat elektronik.

Selanjutnya baca di sini Langkah Mudah Membuat Sertifikat Tanah Digital, Terlindungi dari Korupsi Per tanahan

336x280

Post a Comment

0 Comments