Laporan Reporter romero.my.id, Arnold Welianto
romero.my.id, MAUMERE - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere menggelar aksi demonstrasi di Kabupaten Sikka NTT, Senin 5 Mei 2025 pagi.
Para aktivis ini menggelar long march dari sekretariat PMKRI dan sempat berorasi di depan Mapolres Sikka. Aktivitas PMKRI membawa pamflet bertuliskan "tangkap mafia-mafia kesehatan". Aksi PMKRI ini akan berakhir di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka.
Dalam orasinya, aktivitas PMKRI Cabang Maumere mendesak Polres Sikka dan Kejaksaan Negeri Sikka untuk mengusut mafia kesehatan di RSUD TC Hillers Maumere terkait jasa nakes Covid-19 senilai Rp 8,7 miliar namun hingga saat ini belum diterima para nakes.
"Ditemukan adanya dugaan kasus hukum di RSUD TC Hillers Maumere, dengan jumlah dana sebesar Rp 8,7 miliar yang dialokasikan untuk honor bagi lebih dari 800 tenaga kesehatan, tetapi sampai saat ini belum mencapai penerima akhir yaitu para tenaga medis tersebut. Hal itu menunjukkan ketidakefektifan dalam pengelolaannya," ungkap seorang anggota aktif PMKRI di hadapan Mapolres Sikka.
Tindakan tersebut juga disampaikan oleh PMKRI bahwa tak ada pengawasan dari pihak kepolisian, hal itu mengakibatkan terjadi kemacetan lalulintas sebab anggota TNI-Polri tengah mempersiapkan kedatangan Wapres Gibran pada hari Selasa, tanggal 6 Mei 2025.
Sampai sekarang, para peserta unjuk rasa sedang bergerak menuju kantor Kejaksaan Negeri Sikka. (awk)
Ikuti Berita romero.my.idlainnya di GOOGLE NEWS
0 Comments