Trump Mau Kirim Pasukan ke Meksiko untuk Perangi Kartel Narkoba, Presiden Sheinbaum Langsung Menolak

iklan 336x280 atas
336x280 tengah
300x600

MEXICO CITY, romero.my.id Kepadaian dari President Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang berkeinginan mengirim pasukan AS menuju Meksiko guna memerangi sindikat narkoba tersebut secara langsung di tolak oleh Presiden Claudia Sheinbaum.

Sheinbaum di hari Sabtu (3/5/2025) menyatakan bahwa dia sudah menolak tawaran bantuan dari Trump untuk pertempuran terhadap sindikat obat-obatan terlarang.

Dia menyebutkan bahwa proposal tersebut muncul ketika sedang berbicara dengan Trump via panggilan telepon. Menurutnya, Trump menanyakan cara untuk membantu memerangi organisasi kriminal.

Saat itu, Sheinabum menyatakan bahwa Trump menyarankan pengiriman tentara Amerika Serikat ke Meksiko. Akan tetapi, ia secara langsung menolak usulan tersebut.

"Kami tidak akan mentolerir kedatangan pasukan Amerika Serikat ke daerah kita," katanya, sebagaimana dilaporkan. Al-Jazeera .

"Saya menyampaikan, 'Presiden Trump, daerah kami tidak bisa direcoki, kedaulatan kami tidak bisa dituntut,'" menambahkan Sheinbaum.

Pernyataan Presiden Meksiko itu muncul sehari setelah Wall Street Journal melaporkan, Trump telah menekan Meksiko untuk mengizinkan keterlibatan militer AS lebih dalam pada perang melawan kartel narkoba.

Dalam pernyataan tersebut, Sheinbaum menyebut bahwa dia sudah mengusulkan kerja sama dengan AS ketika bertemu dengan Trump, hal ini mencakup penguatan pertukaran data.

Dia juga menyampaikan bahwa sudah meminta Trump untuk menghentikan perdagangan senjata secara internasional.

Menurut dia, hal tersebut turut mendorong serangan kekerasan yang sudah menewaskan lebih dari 450.000 orang hampir sepanjang dua dekade terakhir.

Wall Street Journal Yang merujuk pada sumber anonim yang paham tentang masalah ini menyebutkan bahwa ada tensi tercipta diantara dua pemimpin negara saat mereka berbicara melalui panggilan telpon tanggal 16 April kemarin.

Ketika itu, kata media tersebut, Trump mendorong pasukan bersenjata AS untuk mengambil peran utama dalam melawan geng-geng narkoba Meksiko, yang memproduksi dan menyelundupkan fentanil ke AS.

Sejak mengambil alih kekuasaan pada Januari lalu, Trump telah beberapa kali menyuarakan kritik terhadap Meksiko, serta negara tetangganya yang lain, Kanada, berkaitan dengan masalah perdagangan obat-obatan terlarang.

Dia menyatakan bahwa kedua negera tersebut membolehkan narkotika ilegalkan, khususnya fentanyl, mencapai Amerika Serikat melalui batas-batas wilayah mereka.

Pemerintahan Trump juga menerapkan tarif impor untuk barang-barang Meksiko dan Kanada dengan mengaitkannya pada perdagangan fentanil.

Seorang juru bicara Dewan Keamanan AS mengungkapkan, Trump dengan jelas menegaskan bahwa Meksiko harus berbuat lebih banyak untuk memerangi geng dan kartel narkoba.

Dia menyebutkan bahwa Amerika Serikat siap menawarkan bantuan serta mendorong perluasan kolaborasi bilateral yang lebih dekat antara kedua negara tersebut.

Jurutikai tersebut pun melanjutkan bahwa Trump sudah berkolaborasi dekat dengan Sheinbaum guna menciptakan "perbatasan barat daya yang paling aman dalam sejarah."

336x280

Post a Comment

0 Comments