romero.my.id, JABAR - Pria penjualan pisang bernama Ugan (78) dianiaya pria yang mengendarai sepeda motor di Bogor, Jawa Barat.
Korban dipukul hingga berdarah oleh pelaku lantaran melawan lantaran dipalak oleh pelaku Rp300 ribu.
Momen pemukulan itu viral hingga Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin turun tangan.
Berdasarkan informasi dari keluarga, Ugan biasa menjajakan pisang keliling sejauh 10 kilometer setiap hari.
Hal itu diungkap oleh pemilik akun Instagram @mamahakuhshop, dilansir TribunnewsBogor.com.
"Pak Ugan adalah penjual pisang keliling yang berdomisili area Cibanteng."
"Beliau jualan start dari Pasar Merdeka sampai area Gunung Batu, bahkan SBJ pokoknya jalan jauh banget (bayangin Bapak setua itu bawa2 pisang muter2 jualan)" kata akun @mamahakushop.
Ugan rela berjualan keliling di usianya yang sudah senja demi menghidupi sang istri yang menderita stroke sejak empat tahun lalu.
Berdasarkan informasi dari akun tersebut, Ugan sering menjadi korban penipuan dan penggelapan. Dia yang tak mampu membaca atau menulis dikatakan telah beberapa kali mendapatkan uang palsu.
Masalah yang dialami oleh Ugan juga menjadi sorotan dari Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.
Jenal telah berkunjung ke tempat tinggal Ugan yang berada di daerah Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Janal menyadari awalnya terjadi ketika sebuah akun mengunggah insiden itu di Instagram.
Setelah itu, Jenal bersama dengan Polresta Bogor Kota segera berangkat ke Lokasi Kejadian Kasus (LKPK).
"Tepatnya saat itu saya masih tersambung secara daring dan langsung merespons. Saya pun bergegas menuju toko bersama dengan Polresta Bogor Kota," ujarnya.
Pada saat yang sama, aparat kepolisian sudah memiliki informasi tentang pengenal diri tersangka yang melakukan tindakan pembunuhan terhadap Ugan. It seems like there might be an error in your original sentence as "pelukan" typically means 'hug' rather than 'attack'. If you meant attack instead of hug then my revised translation would change accordingly: "Pada saat yang sama, aparat kepolisian sudah memiliki informasi tentang pengenal diri penyerang terhadap Ugan."
"Penjahat telah dikenali. Penjahat tidak berasal dari Bogor, tetapi dari Bekasi," ujar Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugrooh pada hari Jumat (2/5/2025) ketika dihubungi.
Aji mengatakan bahwa mereka sekarang tengah melaksanakan upaya penangkapan terhadap tersangka.
Namun demikian, Aji belum mengungkapkan siapa pengedar di balik kasus tersebut.
Viral di Media Sosial
Dalam video yang viral di media sosial, tampak kakek penjual pisang sedang berjalan kaki sambil membawa dagangannya.
Tidak berapa lama kemudian, seorang pengendara motor mendekati sang kakek itu.
Kakek itu ditampol sampai hidungnya keluar darah.
Akan tetapi, disayangkannya lagi, ketika kejadian penganiayaan itu terjadi, kamera CCTV tidak merekamnya.
Beruntung, terdapat seorang pegawai wanita di area kejadian yang segera menolong Ugan.
Kakek itu kelihatan lemas setelah diserang oleh seorang pria yang tidak dikenal.
"Ada bapak-bapak jual pisang, dipukulin tuh sampai berdarah pas di depan toko lagi, Astaghfirullah, kasihan."
"Kurang ajar ya memang. Gue sumpahin tuh orangnya jatuh. Kasihan udah orang tua lagi, main pukul aja," ujar pemilik akun @mamahakuhshop.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
0 Comments